KKN TIM II UNDIP 2019 GERAKAN SUCIAB (Sugihwaras Cinta Lingkungan dan Air Bersih)

Sugihwaras, Jum’at (02/08/2019) – Tim II KKN UNDIP sangat mendukung program Pemerintah Kelurahan Sugihwaras untuk mengatasi kotornya aliran sungai Kalimalang dan perilaku sebagian penduduk yang masih membuang sampah tidak pada tempatnya. Dalam rangka mewujudkan dukungan tersebut, hasil sharing ide antara Pemerintah, penduduk dan mahasiswa Tim II KKN UNDIP yang menghasilkan gerakan dengan semboyan SUCIAB (Sugihwaras Cinta Lingkungan dan Air Bersih).

Program SUCIAB memiliki filosofi dasar bahwa sungai bukan sekedar saluran air yang mengalir sampai muara, namun sungai adalah sumber kehidupan, airnya menyuburkan tanah, dan menghidupi manusia agar senantiasa dapat hidup sehat. Sungai merupakan ekosistem keseimbangan antara kehidupan manusia, hewan dan tumbuhan. Faktanya sungai Kalimalang masih sering menajdi tempat sampah yang gratis bagi penduduk, ditambah dengan adanya masalah sampah yang berserakan dan mengotori lingkungan tempat tinggal yang sangat merugikan kesehatan dan merusak keindahan.

Kerja bakti bersama penduduk dan mahasiswa tim II KKN UNDIP yang dilaksanakan di bantaran sungai Kalimalang, Kelurahan Sugihwaras, Jumat (02/08/2019) pagi
Kerja bakti bersama penduduk dan mahasiswa tim II KKN UNDIP yang dilaksanakan di bantaran sungai Kalimalang, Kelurahan Sugihwaras, Jumat (02/08/2019) pagi.

Bapak Febri Djatmiko, SSTP., MP., Lurah Sugihwaras  berkata: “Pemerintah berkomitmen untuk mengatasi masalah sampah yang mengotori lingkungan, terutama di sungai sebagai sumber air bersih kita. Namun, ini tugas besar karena menyangkut perilaku dan budaya masyarakat. Oleh karena itu, kami senang para mahasiswa menempatkan kegiatan ini sebagai program utama.” Pada tahap sekarang ini, karena waktunya yang terbatas (sekitar 1 bulan efektif) maka program diawali dengan kegiatan utama sebagai berikut: Pertama, melakukan penyuluhan kepada tokoh-tokoh di setiap RT dan RW tentang tata cara memelihara kebersihan sungai dan disiplin membuang sampah pada tempatnya. Kedua, kampanye publik dalam bentuk pemasangan spanduk di tempat-tempat strategis untuk mengingatkan warga tentang pentingnya rasa memiliki (sense of belonging) terhadap lingkungan yang sehat, bersih dan indah. Ketiga, melakukan gerakan nyata bersama warga untuk bersih-bersih sungai dan menertibkan sampah-sampah yang berserakan.

Koordinator Tim II KKN UNDIP untuk Kelurahan Sugihwaras, Febri Aji Prakoso menyebutkan “kegiatan yang kami lakukan bersama masyarakat menyangkut masalah yang mendasar, karena menjadi garansi bagi kehidupan yang sehat. Namun kami sadar, ini baru langkah awal yang memerlukan kegiatan lanjutan oleh stakeholder sampai budaya bersih menjadi ciri masyarakat Sugihwaras.” Pemerintah Kecamatan maupun Pemerintah Kabupaten Pemalang perlu menunjang program ini melalui pengawasan dan penegakan hukum oleh aparat satpol PP agar benar-benar mencapai hasil maksimal.

Penulis : Aulizza Abdul Fanni

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *